Showing posts with label Kedokteran. Show all posts
Showing posts with label Kedokteran. Show all posts

Sunday, February 1, 2009

Manfaat Coklat Bagi Kesehatan

Coklat, konon katanya makanan para dewa, sebenarnya rasa aslinya adalah pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan. Nah, ternyata makanan yang paling populer di bulan februari ini benar-benar membawa cinta dari dalam kegelapan. Dark Choclate ini sangat bermanfaat bagi kesehatan,terutama karena kandungan flavonoid-nya.

Flavonoids baru-baru ini cukup menarik karena sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia, antara lain sebagai antivirus, anti-alergi, antiplatelet, anti-kobaran, antitumor dan antioxidant. Pada Oktober 2005, Case Western Reserve University mempublikasikan sebuah temuan mereka tentang efek flavanoid pada kanker prostat. Penelitian ini dilakukan oleh Sanjay Gupta, Ph.D. Dalam penelitian ini, Gupta memberikan flavanoid secara oral pada tikus sebelum mengimplant sel-sel kanker prostat. Pada kelompok tikus yang lain flavanoid diberikan 2 minggu setelah implantasi tumor. Pemberian flavanoid sebelum implantasi tumor bertujuan untuk memberi gambaran bahwa flavanoid dapat digunakan untuk mencegah tumor. Sedangkan, pemberian flavanoid setelah implantasi tumor mendemonstrasikan efek terapi flavanoid pada kanker prostat.

Pada kedua kasus, flavanoid menghambat pertumbuhan tumor dan tidak menyebabkan efek samping seperti peningkatan berat badan, seperti yang sering terjadi pada pasien yang sedang dalam kemoterapi. Efek demikian ini terjadi karena flavanoid menurunkan kadar IGF-1(insulin-like growth factor) yang merupakan faktor risiko pada kanker payudara, prostat, kolon, dan paru-paru. Selain itu, flavanoid juga mampu meningkatkan kadar IGFBP-3 (insulin-like growth factor binding protein) yang merupakan lawan dari IGF-1 sehingga menurunkan risiko kanker. Efek ini terjadi melalui penurunan daya hidup dari sel kanker dengan cara merangsang destruksi sel. Pada studi yang lebih baru yang dipublikasikan di European Journal of Cancer Prevention bulan February 2008, Ekstrak polifenol dari coklat dengan dosis 24 mg/kg dapat melindungi tikus dari proses karsinogenesis kanker prostat jika diberikan terus menerus saat fase inisiasi dan promosi. Penelitian yang dipublikasikan pada bulan Juni 2008 oleh American Society for Biochemistry and Molecular Biology juga membuktikan efek proteksi dari zat yang terkandung dalam coklat terhadap kanker. Cocoa procyanidin fraction (CPF) mampu menghambat transformasi melalui penghambatan aktivitas mitogen-activated protein kinase kinase (MEK). Cocoa procyanidin fraction (CPF) dan procyanidin B2 juga menghambat 12-O-tetradecanoylphorbol-13-acetate (TPA). TPA ini menginduksi aktivitas promoter dan ekspresi cyclooxygenase-2, yang berperan dalam inflamasi dan karsinogenesis fase promosi. CPF ini juga menghambat transformasi sel yang diinduksi oleh Epidermal Growth Factor maupun H-RAS. CPF ini mempunyai efek yang lebih kuat dibanding theobromine dalam menghambat transformasi yang diinduksi TPA, ekspresi cox-2, transaktivasi activator protein-2 maupun nuclear factor-{kappa}B, dan MEK. Selain itu, procyanidin B2 mempunyai efek yang jauh lebih kuat dibanding dengan PD098059 (obat yang selama ini digunakan sebagai MEK inhibitor) terhadap aktifitas MEK1 dan transformasi sel neoplastik.

Selain manfaat dalam mencegah kanker, ternyata coklat juga mampu mencegah hipertensi. Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh American Chemical Society pada bulan December 2005, flavanoid mampu menghambat aktifitas Angiotensin converting enzyme. Seperti yang telah kita ketahui bahwa aktifitas ACE adalah salah satu target terapi dalam mengobati pasien hipertensi. Selain melalui penghambatan akifitas ACE, American Heart Association mempublikasikan bahwa flavanoid juga mampu mengurangi LDL kolesterol (dari 3.4±0.5 menjadi 3.0±0.6 mmol/L; P<0.05), mengurangi homeostasis model assessment of insulin resistance (P<0.0001).

Nah, selain buat mencegah kanker dan hipertensi, coklat ternyata juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa loh. Menurut penelitian yang dipimpin oleh Professor Ian Macdonald, coklat dapat meningkatkan aliran darah ke area-area penting di otak selama 2 sampai 3 jam. Nah, sebelum ujian, jangan lupa doping pake coklat..

Friday, January 30, 2009

Cerita Panas Mahasiswa Kedokteran

Cerita panas ini berawal bukan karena pemanasan global. Cerita panas ini berawal dari adegan panas yang dilakoni seorang mahasiswa fakultas kedokteran ***. Cerita panas ini berlansung selama 2 hari. Cerita ini benar-benar sedang panas-panasnya karena baru 2 hari ini terjadi. Cerita panas ini dapat terjadi karena pemanasan lokal yang dialami oleh salah seorang mahasiswa kedokteran. Bagaimana cerita panas ini bisa terjadi?

Cerita panas ini berawal ketika sebuah pengumuman tentang pengunduran jadwal syuting adegan syur ujian diundur. Horee..ujian diundur! "dasar bego!Ujian diundur jadi bareng sama jadwal osce!"

Ujian blok 15 ini benar-benar dijalani dengan penuh kego-BLOG-an bukan kegoBLOKan. Meski pun banyak gambar-gambar tak senonoh, seperti foto penis dengan berbagai ukuran, bentuk, gaya, dan posisi bercinta, ujian kali ini bukanlah ujian untuk membuat cerita panas. Tapi, ujian kali ini benar-benar membuat kepala panas. Bahkan saking panasnya, mungkin bisa untuk meledakkan bom untuk menyulut perang dunia ke-3. eL-Be-Ye. Lebaay..

Kepala panas bukan karena melihat foto-foto selangkangan bugil lengkap dengan penis berbagai ukuran. Bukaan! Gimana bisa jadi cerita panas kalo yang dilihat adalah foto-foto penis dengan phimosis, hipospadia, epispadia, dkk. Tak hanya penis, ternyata urethra, vesica urinaria, ureter, hingga ginjal pun turut serta dalam pemanasan lokal di kepala ini. Sudahlah, sepertinya istilah-istilah aneh dan vulgar seperti itu membuat suasana semakin panas saja.

Puncak pemanasan lokal ini dicapai di hari jumat ini. Ujian blok yang semakin tak dapat di ramal dengan REG(spasi)RAMAL pun semakin membuat kepala ini semakin panas. Pemanasan dilanjutkan dengan OSCE. Apa itu osce? OSCE merupakan semacam ujian dengan skenario seperti zaman kita waktu masih kecil dulu sedang main dokter-dokteran. Loh kok dokter-dokteran? nggak ada pasiennya donk? Iya deeh, main dokter-pasien dokter-pasien-an. Bukan dokter mainin pasien looh..Puncak pemanasan terjadi di dalam ruangan bedah minor. Sebuah preparat penis dan sebuah preparat paha bersatu di dalam ruangan. Kamar remang-remang dijadikan untuk menentukan masa depan kami dalam memasang kateter dan menjahit luka. Ruangan tersebut benar-benar menjadi ruang paling horror sepanjang hari ini. Tahukah kamu ruang berapakah itu? Ruang tersebut adalah ruang 13 lantai 2 RP!!Kamar 13!hahahahaa...el be ye..Bedah benar-benar hal yang sangat horor bagi para kontestan SEO OSCE.

Demikian cerita panas karena pemanasan lokal yang dialami beberapa mahasiswa. Cerita panas ini bukanlah cerita panas tentang ngintip SPG. Cerita ini hanyalah sebuah kejadian di sebuah ruangan di salah satu gedung fakultas kedokteran di salah satu universitas di jogjakarta. Cerita ini hanyalah ungkapan luntang luntung dari seorang mahasiswa yang kepalanya sedang panas karena ujian..hehehehehe...

Nantikan cerita panas selanjutnyaaa...

Warning!
Cerita panas ini boleh dibaca oleh segala kalangan, baik 17 tahun ke atas, ke bawah, ke depan, ke belakang, maupun ke samping.

Sunday, January 11, 2009

Peran Dokter Tergantikan Smartphone?

eMedMobile
Kini dokter nggak lagi identik sebagai makhluk berjas putih membawa stetoskop. Mulai saat ini, barang mungil nan imut pun bisa menjadi dokter pribadi. Dokter yang selalu menemani dan mengingatkan kita untuk minum obat. eMedMobile kini telah mampu menjadi dokter pribadi kita. Bagaimana sebuah smartphone cantik nan imut ini bisa menjadi dokter pribadi kita?

Sebagian besar dari kita, meminum obat tidak sesuai dengan apa yang telah diresepkan oleh dokter. Alasannya pun bermacam-macam, ada yang karena kelupaan, ada yang karena sibuk, karena malas, atau alasan lain. Padahal, jika obat nggak diminum sesuai resep dokter, maka efek obat ini nggak bisa bekerja dengan baik, bahkan malah bisa nggak bekerja, yang lebih parah adalah obat tersebut malah bisa berefek yang merugikan kita. Dokter pribadi kita pun nggak bisa berbuat banyak untuk membantu kita agar dapat minum obat sesuai dengan resep. Mungkin sang dokter hanya bisa menjelaskan aturan minum obat hanya saat kita ada dihadapannya. Dokter nggak bisa setiap saat mengingatkan kita untuk minum obat. Nah, Di tahun 2009 ini, Smartphone mampu menjadi dokter pribadi yang bisa setiap saat melayani dan mengingatkan kita untuk minum obat. Yeaah, Smarphone tersebut lahir dengan nama eMedMobile dari rahim sebuah perusahaan yang bernama Leap of Faith Technologies, Inc.

Siapa sih sebenarnya eMedMobile yang konon katanya bisa menjadi dokter pribadi tersebut?

eMedMobileeMedMobile is a medication management service that runs on your Windows Mobile cellphone/PDA or smartphone. It reminds you to take your medicine on time, gives you information about the medicine you are taking, and can even help you identify the right medicine at the right time using “smart labels.” eMedMobile keeps a log of each medicine you take right on your phone, making it easy for you to give your doctor or pharmacist an accurate list. It also gives you the scheduled medications for each day so you can plan ahead. You can customize your schedule right from your phone to accommodate your lifestyle. That way, you can adapt your medication schedule to the way you live, not the other way around.


eMedMobile ini bisa menjadi perawat yang selalu mengingatkan kita jika kelupaan minum obat agar nggak sampai membawa efek buruk bagi janin dan kandungan. Loh?Kok perawat? Bukan dokter pribadi ya?Yo sudahlah, judulnya aku ralat jadi perawat yang cantik nan rupawan (kaya' kover albumnya blink 182 aja). Enak juga ya kalo punya perawat pribadi di dalam handphone kita...

eMedMobileOya, eMedMobile ini juga sangat berguna bagi nenek dan kakek kita. Tanya kenapa? Biasanya,obat buat orang lanjut usia kan bejibun macam dan jumlahnya sesuai dengan bejibunnya penyakit(plaaaaak!jahat banget sih gue bilang kaya gitu). Nah, sang perawat pribadi yang cantik dan mungil ini(baca:eMedMobile) juga mampu ngebantu buat milih label obat. eMedMobile ini ngebantu milih label obat melalui Smart Label Service.

With eMedMobile, your smartphone can read information from a smart label on your medicine to help you or a family member identify the right medicine when it is time to take it. The smart labels have small electronic chips in them containing data about the medication being taken. The phone reads the data on the chip and provides feedback about the medicine.


Nah, buat kamu yang mau punya dokter pribadi eh perawat pribadi yang pintar ini (baca:eMedMobile), silakan register. eMedMobile sudah tersedia di bulan Januari ini kok..

eMedMobile ini mungkin juga berguan buat blogger yang demam kontes blog, seperti Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3. Kenapa berguna? Kali aja "perawat pribadi" ini bisa disuruh ngingetin kita mandi pas kita keasyikan ngeblog, biar nggak GSM gitu..Sebenarnya ikutan GSM juga gpp siih, itung-itung hemat air dan hemat energi.

Kembali ke judul yang belum diralat, Apakah peran dokter pribadi tergantikan oleh smartphone?Apakah eMedMobile mampu menggantikan peran dokter pribadi?Jawabnya adalah judul tersebut bukan pertanyaan penelitian yang benar, maka dari itu nggak usah diteliti.

pesan bukan dari sponsor:
Kabar luntang luntung ini diterjemahkan dengan terjemahan bebas oleh kru NoMoreWords dari eMedMobile. Kebenaran dari kabar luntang luntung ini belum divalidasi,maka memang benar adanya jika diberi nama luntang luntung. Sesudah dibaca, diluntung(baca:dilipat kembali) saja.